Setahun lebih tinggal di Penang, aku bisa lihat kalau negeri ini (ingat, Malaysia negara federal yang terdiri dari 13 negara bagian dan 3 wilayah federal) memang istimewa. Heran juga, kenapa aku baru tahu sekarang sih? Padahal kuliah di Malaysia udah dari 2009. Lalu kenapa Kuala Lumpur (KL) terlihat lebih terkenal? Ya mungkin karena orang Indonesia…
Tag: Muslim Traveler
Memanfaatkan Waktu Singkatku di Incheon (2)
Enam jam perjalanan KUL-FUK tidak terasa lama, terutama karena itu perjalanan malam. Aku lebih banyak menghabiskan waktu dengan tidur. Solat subuh sambil duduk. Alhamdulillah teman dudukku adalah seorang ibu dan anak perempuannya yang berusia sekitar 10 tahun. Mereka sangat ramah dan sedang tidur saat aku solat. Jadi tidak ada masalah. Pesawat landing di Incheon pukul…
Memanfaatkan Waktu Singkatku di Incheon (1)
Series ini adalah catatanku saat melakukan penerbangan dari Kuala Lumpur-Fukuoka-Kuala Lumpur, sekaligus pengalaman pribadiku saat menggunakan jasa pesawat Korean Air. Kuala Lumpur International Airport. Ahad, 16 Januari 2016. Waktu menunjukkan pukul 23.00. Kulambaikan tangan kearah tiga orang temanku. “Terima kasih sudah mau mengantar. Sampai jumpa tiga bulan lagi!” ujarku dengan senyum lebar. Aku menyerahkan pasporku…
Aku, Islam, dan Ube (2)
Lanjut pembahasan semalam nih. Cara ketiga untuk mengetahui status halal makanan, dan juga cara termudah, yaitu dengan melihat label halalnya. Lho, katanya ga ada sertifikat halal? Emang ga ada, tapi ini barang produksi luar Jepang alias impor dari Asean. Belinya di Supermarket Gyoumu. Gyoumu ini punya cabang di banyak kota, termasuk Ube. Aku suka banget…
Aku, Islam dan Ube
Bagaimana rasanya jadi muslim di Jepang? Rasanya sudah cukup banyak tulisan yang menggambarkan kehidupan muslim di negara-negara non-muslim. Bisa dilihat bahwa Islam berkembang cukup pesat di banyak negara tersebut. Hal yang sama terjadi di Jepang. Makin besarnya komunitas muslim di sana, makin jauh juga penyebaran Islam di negeri matahari terbit ini. Hingga sekarang sudah ada…
When Your Imaginations Came True: Main di Desa Hogsmeade
Lanjut dari cerita kemarin ya. Karena udah excited ya aku cepat-cepat menuju ke Wizarding World of Harry Potter (WWHP). Tapi ternyata sampai di sana masih juga harus antri. Dibagi lagi beberapa shift. Lihat kanan-kiri kog ada yang masuk dengan mudah. Ternyata pengunjung VIP tidak harus ambil nomor antrian, boleh langsung masuk aja. Tips jalan-jalan ke…
Rokusen
Stasiun Shin Yamaguchi, pukul 7.30 malam. Sambil menggeret koper, dengan gembira aku melangkah keluar dari stasiun. Sebelum berangkat, temanku Piqa sudah memberi peta buatan tangannya. Karena aku masih baru kan di sana, sekalinya aku ke Shin-Yamaguchi ya pas hari pertama sampai di Jepang. Itupun langsung dijemput oleh Sensei naik mobil.
Things People Don’t Warn You About Japan
Spending half of my childhood as a fan of Japan, of course I’ve had my imaginations about the country. Even though I was dying to visit the land of the sunrise, I never thought of living in Japan because of those imaginations- which have led into assumptions. When I came to Japan, I found out…