Lanjut dari cerita kemarin ya.
Karena udah excited ya aku cepat-cepat menuju ke Wizarding World of Harry Potter (WWHP). Tapi ternyata sampai di sana masih juga harus antri. Dibagi lagi beberapa shift. Lihat kanan-kiri kog ada yang masuk dengan mudah. Ternyata pengunjung VIP tidak harus ambil nomor antrian, boleh langsung masuk aja.
Tips jalan-jalan ke USJ: Kalau ada uang lebih dan ingin menghindari antrian masuk WWHP, bisa beli tiket VIP.
Di depan WWHP rame banget. Kalau kuperhatikan, selain Evangelion ya yang paling rame memang WWHP. Dari penampilan dan perawakan, sepertinya kebanyakan pengunjung adalah anak sekolah atau kuliah. Banyak yang pakai jubah penyihir berwarna hitam dan syal asrama Hogwarts. ITU BELI DIMANAAAA?
Tempat WWHP juga beda dari yang lain. Bukan berbentuk bangunan. Yang kulihat di depan hanya sebuah area pepohonan dan beberapa batu besar. Bentuk batunya mirip dengan batu yang muncul di serial Asterix. Kalau di Indonesia, ibaratnya ini pintu masuk perumahan cluster.
Dari situ aja udah antri mau masuk. Antri panjang ya.
Pokoknya WWHP ini identik dengan antri. Antri, antri, dan antri.
Di balik pepohonan itu ternyata belum langsung masuk desa WWHP, tapi masih jalan lagi. Jalannya berupa jalan setapak, di kanan dan kiri ada pohon. Banyak dekorasi Harry Potter terpasang sepanjang jalan. Sudah dekat dengan gerbang, aku lihat ada mobil biru.
FORD ANGLIA!!
Belum-belum udah seneng banget. Langsung lari ke arah mobil untuk foto. Mobilnya ga cuma diem aja, tapi terus-terusan mengeluarkan bunyi suara klakson. Lampunya berkedip-kedip.(Sorry guys, aku sempat merekam mobil ini tapi ga bisa di upload karena aku pakai wordpress gratisan hihihi)

Sayangnya, ga hanya aku aja yang tertarik sama si mobil, tapi semua orang lewat pasti mampir. Malas antri untuk foto bareng mobil, kulanjutkan saja langkahku.
THIS IS IT.
Di depanku ada sebuah gate/pintu/gerbang or whatever it is called. Tinggi dan besar. Bentuknya seperti setengah lingkaran, tapi mengerucut di atas.OH. Mirip pintu benteng ga sih?

Melewati pintu gerbang. UWOWOWOWOWOWOWOW. I am in Hogsmeade! Rasanya pingin loncat-loncat. Trus lari kesana kemari mengelilingi bangunan-bangunan ala Inggris di abad pertengahan. Tapi aku sendirian. Mau cerita sama siapa? Hiks.
Kepalaku seolah memutar setiap adegan yang tertulis di dalam buku, lalu digabung dengan imajinasiku. Lalu digabung lagi dengan bangunan-bangunan, kostum, dan benda-benda nyata di hadapanku.
MY IMAGINATION GOES REAL.

Aku cepat-cepat berjalan. Mengecek situasi sebelum menentukan tujuan pertama. Kulihat di sebelah kanan ada semacam latar kecil. Di dalamnya ada seorang pria berkostum, di pundaknya bertengger seekor burung hantu. HEDWIG.

Di sebelah kiri ada Zonko’s Jokes Shop, toko kesukaan si Kembar Fred dan George. Ada Honeydukes, tempat nongkrong warga desa dan pengajar Hogwarts.


Lalu ada….toilet.
Toiletny dari luar terlihat biasa, paling ya ada dekorasi Hogsmeade. Tapi begitu aku masuk. AWWW. Suara Moaning Myrtle! Myrtle Merana! Dan ada satu suara lagi. Lupa deh siapa, tapi sepertinya peeves. Coba bayangin aja lagi di toilet terus muncul suara mereka berdua terkikik dan bergosip. THIS IS SO HARRY POTTER.
Tapi hantunya ngomong bahasa Jepang. They’re still cute tho.
Lalu ada toko tongkat Mr. Olivander. Lalu ada poster buronan kota. I see a picture of our Sirius Black, lagi gerak-gerak. Ekspresi muka marah. (Maaf sekali lagi, video ada tapi ga bisa upload di sini)


Jalan terus. Jalan lagi. Sampai akhirnya terlihat sebuah bangunan. Lebih tepatnya kastil. Kastil besar. Hogwarts Castle guys. Langsung cari antrian. OMG ternyata orang rame dari gerbang Hogsmeade itu buat antri ini. Aku harus jalan balik ke dekat pintu masuk guys. 700M++ guys. Itu antri doang guys.
Tips jalan-jalan di USJ: Setelah masuk WWHP, langsung aja antri untuk masuk castle. Yang lain bisa belakangan. Ga sulit kog cari antrian, begitu lewat gerbang tuh pasti ada barisan panjang tak terlihat ujungnya. Nah itu ikut aja.
Perjuangan yang sebenarnya ternyata baru dimulai.

Ternyata salah halte, kebablasan, dll itu bukan apa-apa. Cuma sejengkal dibanding ujian hidup yang satu ini. Dingin-dingin dan harus antri sendirian berjam-jam. Aku yakin itu lebih dari 3 jam ya antri. Mungkin 4 jam. AKU RELAAAA!!
I can’t talk much about this. Yang kulakukan selama itu hanya diam, main hape, sesekali makan bekal, dan ngeliatin orang lain yang asyik ngobrol sama teman atau pasangan.
FYI mau makan bekal itu juga ribet. Karena dingin kan aku pake sarung tangan. Tapi karena mau makan onigiri jadi harus lepas sarung tangan. Trus setelah makan, pake lagi. Nanti lapar, buka sarung tangan lagi. Belum lagi urusan membersihkan tangan sebelum dan sesudah makan.
Kayaknya cuma aku aja yang antri sendiri sambil makan onigiri.



Tips jalan-jalan ke USJ: siapkan mental, tenaga dan bekal makanan untuk antri.
Alhamdulillah. Berhasil melewati uji ketahanan untuk masuk kastil Hogwarts. Masuk Hogwarts deh. Ada loker, dan pengunjung diminta menyimpan semua bawaan di dalam loker. Ga boleh ada tentengan apapun, sekalipun itu handbag. Entah kenapa ponsel yang selalu kusimpan di kantong, saat itu kupindah dalam ransel. Masuk ke loker.
Pas udah keluar ruang loker. Jalan-jalan dalam kastil. Interior kastil sama, mungkin persis dengan yang tergambar di film. Tangga bergerak juga ada. Lukisan pun ada. Ku menyesal karena ga bawa ponsel.
Tips jalan-jalan di USJ: Jangan simpan ponsel di dalam loker. Dikantong aja.
Sampai juga di atraksi yang ditunggu. Atraksi 4D interaktif. Kita akan naik ke sebuah kendaraan yang ga mirip sama kendaraan. Mirip roller coaster tapi ga mirip sama roller coaster. Kaki kita melayang. Bingung mau mendeskripsikan. Kendaraan itu akan membawa kita masuk ke dunia Harry Potter, main quidditch, melawan troll, dll. Tapi mereka semua ngomong bahasa Jepang.
Tips jalan-jalan di USJ: Banyak atraksi interaktif yang bikin kita harus jungkir balik. Jadi sebaiknya pakai baju atau celana yang berkantong, dan kantongnya itu ada resleting atau kancing. Biar ponsel ga jatuh kalau naik atraksi.
Keluar dari kastil baru bisa bersantai. Lihat-lihat toko merchandise (jubah dan syal bisa beli disana), lihat mini konser, dan lain-lain.


Satu lagi yang ga kalah penting: minum butterbeer.
Mohon jangan prasangka buruk dulu. Butterbeer, walaupun ada kata “beer” tapi bukan bir. Sama sekali ga mengandung alcohol. Seperti yang tertulis di novel, butterbeer adalah campuran jahe, butterscotch (gula), caramel, dan whipped cream. Ini biasa diminum murid Hogwarts yang tidak diijinkan konsumsi bir. (yang mau mengoreksi, silakan ya)

Aku beli butterbeer harganya 1,200 yen (gelas dibawa pulang). Ada yang lebih murah, tapi volume air lebih sedikit dan wadahnya hanya gelas kertas sekali pakai.

Keluar WWHP sudah jam 5. Padahal ada beberapa atraksi keren yang belum dicoba, karena tadi buru-buru mau masuk WWHP. Alhamdulillah sempat cobain semua atraksi yang aku mau. Ga semua aku masukin, selain karena ga tertarik juga ada yang aku ga tau. Misal, ada rumah Amityville. Waktu itu aku ga tau Amityville apaan. Hahaha.
Tips jalan-jalan di USJ: Jadikan WWHP sebagai tujuan terakhir, karena WWHP sangat menyita waktu. Kecuali ya kalau ga tertarik kesana.
Sampai jam 7 malam, tidak ada parade. I thought there would be one tho. Ya sudah, pelan-pelan aku berjalan keluar sambil rekaman video.
TIPS jalan-jalan di USJ: Kalau pergi sendiri, sebaiknya bawa kamera dengan fitur video dan memori besar. Buat jadi teman kalau bosen. Bisa ngomong sama kamera.
Mbak Nabila jalan-jalan kesini dalam rangka apa? #mupeng
aku jadi research fellow selama bbrp bulan disana 🙂 trus nyempetin ke USJ deh
Wah.. jadi full paid ya Mbak?
iya, ini bagian dari program kuliah master gitu. alhamdulillah.