Posting pertama di tahun 2021 sekaligus yang pertama setelah berbulan-bulan. Biar isi blog ini berkesinambungan, aku akan merangkum apa yang terjadi sejak Juni 2020 sebelum kembali bercerita lewat tulisan. Aku tetap menulis, tapi di media selain blog. Aku pindah ke Banjarmasin bersama suamiku. Insyaallah hanya untuk sementara. Transisi. Aku merayakan idulfitri di Banjarmasin. Sekian!
diary
Pertengahan Tahun 2020
Dalam kepalaku masih ada banyak yang ingin diceritakan pada teman-teman semua, terutama tentang pentingnya kesadaran calon orang tua terhadap kesehatan ibu dan bayi. Tapi aku bosan membicarakan anakku terus! Sekarang aku ingin menulis tentang apa yang terjadi tepat setelah pemakaman Ahda, yaitu pandemi. Virus Covid19 sudah muncul sejak Desember 2019. Waktu itu bahkan belum ada…
Kontraksi
Kamar ini seperti kamar rawat inap pada umumnya. Ada kasur, sofa, tv, dan kamar mandi. Mungkin Cuma satu bedanya: Kasur berwarna hitam yang kutempati ini cukup keras dan tipis. Ini Kasur yang dipakai untuk melahirkan. Memang kurang nyaman, tapi tidak ada yang bisa kuperbuat. Aku harus berbaring di sini sebagai persiapan untuk menghadapi kelahiran, jika…
Belanja Barang-Barang Bayi
[Ditulis saat usia kehamilan 20 minggu] Kapan sebaiknya mulai membeli perlengkapan melahirkan dan bayi? Ga ada jawaban pasti. Aku sendiri pertama kali belanja di usia kehamilan 19-20 minggu. Cepet banget ga? Mungkin. Belanja juga tanpa rencana. Suatu malam aku iseng membuka situs Mothercare Malaysia, karena di sini lagi heboh obral dalam rangka Black Friday. Eh…
What To Expect When You Are Expecting
Akhirnya kubuka juga buku ini. Sudah dibeli sejak beberapa minggu lalu, tapi entah kenapa aku lebih memilih untuk baca buku lain dulu. Dan usia kehamilanku hari ini menginjak 19 minggu, pas sekali untuk membuka chapter 19: The Fifth Month.
Flek
Pendarahan yang kualami berhenti setelah dua hari, tapi berlanjut dengan flek. Hingga kunjungan dokter selanjutnya, flek belum juga berhenti. Bahkan terus muncul sampai usia kehamilanku memasuki 12 minggu. Sempat mengalami pendarahan cukup deras, sampai suami buru-buru membawaku ke IGD. Karena hari libur, hanya ada dokter IGD yang memeriksaku. Saat itu, dokter IGD mengatakan bahwa bayiku…
Hamil Lima Minggu
Aku dan suami adalah perpaduan antara cuek dengan clueless. Apa arti yang tepat untuk clueless? Bukan bodoh ya (aku ga mau lah menikah dengan orang bodoh), tadi tidak tahu apa yang seharusya dikerjakan. Ya karena cuek juga mungkin?
Anak
Aku bukan penggemar anak-anak. Buatku, perilaku mereka tidak lucu dan menghibur, malah kadang menjengkelkan. Tapi jauh di dasar hatiku, aku tahu bahwa aku menginginkan anak. Saat aku menikah, dengan sepenuh hati aku meyakini bahwa anak adalah bagian dari pernikahan. Memiliki anak adalah sebuah sunnah yang ingin kujalani.
Aku Sudah Menikah!
Alhamdulillah aku sudah menikah. Akad sudah lewat beberapa minggu sih, tapi entah kenapa belum ada mood buat nulis apa pun itu mengenainya. Sekarang pun agak memaksakan diri untuk menulis sesuatu, untuk jadi catatan pribadi. Beberapa minggu menikah, perasaanku alhamdulillah bahagia. Walau pun masih terpisah jarak dengan suami, walau pun terkadang ada perselisihan di antara kami,…
H-3 Lamaran: Makam Bapak
Tadi aku ke makam bapak. Dadakan aja sih, karena ada teman ortu yang tanya letak makam bapak. Ya udah sekalian ikut, aku ibu dan adek. Lalu aku teringat bahwa tiga hari lagi lamaran.