Baru saja melihat siaran langsung press conference dari pemerintah Indonesia mengenai penetapan 1 Syawal 1436 H. InsyaAllah warga Indonesia akan merayakan idul fitri pada hari Rabu, 6 Juli 2016. Alhamdulillah. Di penghujung Ramadan ini, saya memutar ulang memori 12 bulan ke belakang. Dibanding Ramadan tahun lalu, ramadan yang saya jalani tahun ini terasa sangat berbeda. Padahal masih di KL, di apartment yang sama, dan di kampus yang sama.
- Ibadah
Ibadah saya jelas masih sangat jauh dari bagus. Hanya saja dibandingkan tahun lalu, ibadah yang saya lakukan sekarang ini sangat lebih baik. Ada perbaikan yang cukup banyak di sana sini. Very much improved. Kalau tahun lalu skor saya bisa dibilang minus, sekarang mungkin sudah agak naik sedikit jadi 0.6/10. J Alhamdulillah karena perubahan ini, dan astaghfirullah karena masih sangat banyak waktu yang tersia-sia untuk hal-hal diluar kepentingan akhirat.
- Aktifitas sehari-hari diluar ibadah khusus
Tahun lalu saya hanya mahasiswa baru di program Master of Philosophy MJIIT. Masih belum banyak teman, masih harus ikut kelas research methods, masih bingung sama pilihan topik riset, masih disuruh baca buku sebanyak-banyaknya oleh supervisor. Sama sekali tidak sibuk, Cuma ada satu assignment due dan dua-tiga kali kelas akhir pekan yang harus dihadiri. Satu momen berharga yang saya ingat adalah ketika saya dan teman-teman mendirikan Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) cabang kampus UTM KL.
Tahun ini status saya adalah mahasiswi semester 3 yang diminta menyelesaikan thesis pada bulan Agustus, sekaligus sekretaris jenderal dari organisasi mahasiswa Indonesia terbesar di Malaysia. belum ditambah dengan jabatan sebagai ketua divisi di PPI UTM KL. Semua itu tentu memadatkan aktifitas saya, dan tidak ada yang berubah sekalipun sedang dalam bulan Ramadan. Padahal di bulan yang penuh ampunan tentu saya ingin menambah kuantitas ibadah seperti solat tarawih, sunnah setelah solat wajib dll yang memakan waktu tidak sedikit. Tantangan yang cukup berat buat saya, untuk bisa mengerjakan semua itu dengan baik.
- Istikhoroh
Simpelnya, solat istikhoroh adalah solat yang kita lakukan untuk memohon petunjuk dari Allah. Ramadan tahun ini saya lagi-lagi memperbanyak istikhoroh. Alasannya tidak jauh beda dengan yang tahun lalu. Semoga Ramadan tahun depan tidak lagi perlu meminta petunjuk untuk hal tersebut yaa..aamiin..
- Buka bersama
Kalau tahun lalu saya sempat mengeluh karena kesepian, tahun ini malah jarang berbuka puasa di apartment karena banyaknya undangan buka bersama. Alhamdulillah tidak sempat merasakan kesepian seperti tahun lalu. 🙂

Mungkin cuma empat points di atas aja ya yang signifikan. Intinya sih saya merasa Ramadan tahun ini jauh lebih baik dan bermanfaat. Alhamdulillah, semoga tahun depan bisa bertemu lagi dengan Ramadan dengan kualitas diri yang jauh lebih baik.
Tulisan ini ditulis pada malam idul fitri 2016, dan diselesaikan sebulan setelahnya yaitu 6 Agustus 2016