Aku bukan penggemar anak-anak. Buatku, perilaku mereka tidak lucu dan menghibur, malah kadang menjengkelkan. Tapi jauh di dasar hatiku, aku tahu bahwa aku menginginkan anak. Saat aku menikah, dengan sepenuh hati aku meyakini bahwa anak adalah bagian dari pernikahan. Memiliki anak adalah sebuah sunnah yang ingin kujalani.
Author: bibanabila_
Aku Sudah Menikah!
Alhamdulillah aku sudah menikah. Akad sudah lewat beberapa minggu sih, tapi entah kenapa belum ada mood buat nulis apa pun itu mengenainya. Sekarang pun agak memaksakan diri untuk menulis sesuatu, untuk jadi catatan pribadi. Beberapa minggu menikah, perasaanku alhamdulillah bahagia. Walau pun masih terpisah jarak dengan suami, walau pun terkadang ada perselisihan di antara kami,…
H-3 Lamaran: Makam Bapak
Tadi aku ke makam bapak. Dadakan aja sih, karena ada teman ortu yang tanya letak makam bapak. Ya udah sekalian ikut, aku ibu dan adek. Lalu aku teringat bahwa tiga hari lagi lamaran.
Lima Alasan Untuk Mengunjungi Penang
Setahun lebih tinggal di Penang, aku bisa lihat kalau negeri ini (ingat, Malaysia negara federal yang terdiri dari 13 negara bagian dan 3 wilayah federal) memang istimewa. Heran juga, kenapa aku baru tahu sekarang sih? Padahal kuliah di Malaysia udah dari 2009. Lalu kenapa Kuala Lumpur (KL) terlihat lebih terkenal? Ya mungkin karena orang Indonesia…
Persiapan Nikah: KUA
Sebagai orang yang mager dan kadang introvert, seringnya aku berusaha browsing di internet untuk semua hal yang ingin kubeli atau kulakukan. Contohnya untuk urusan nikah. Sebelum akhirnya ke KUA, berhari-hari kuhabiskan untuk Googling persyaratan dan prosedur yang diperlukan. Ya biar aku ga perlu berkali-kali ke sana, karena aku malu. Malu yang ga penting sih. Untuk…
Memilih Suami
Sebagai orang Islam, kami (saya dan keluarga) sepenuhnya memahami apa yang Islam atur tentang posisi wanita dalam keluarga. Bahwa anak perempuan itu sepenuhnya menjadi tanggung jawab sang ayah, baik di dunia maupun akhirat. Saat anak perempuan tersebut menikah, maka tanggung jawab itu pindah ke suami. Sebelum menikah, semua harus atas ijin orang tua. Orang tua…
Lamaran: This Means Bravery
It was a happy day. Aku melewatkan paruh pertama acara karena “disembunyikan” di kamar. Baru keluar setelah ada panggilan dari bulik (bibi/tante), dan disambut dengan pertanyaan “Yang ini orangnya?”. Pertanyaan yang bukan ditujukan untukku, tapi untuk pria yang melamarku. Karena terlalu malu, aku tidak berani melihat sekeliling. Di sudut mataku terlihat R mengangguk dengan senyuman….
Dunia Maya
Pada saat sedang browsing mengginakan laptop tadi saya tiba2 masuk ke akun Facebook. Terakhir masuk mungkin beberapa minggu yang lalu. Mungkin saja ada hal baru, atau kabar dari teman2. Saya pikir beberapa minggu itu sudah cukup lama, ternyata tidak ada yang berubah. Rasanya seperti baru saja masuk kemarin, karena isinya hampir sama seperti saat saya…
Yang Muda Yang Bersuara
Indonesia di masa sekarang sepertinya lebih “ramai” ya. Ramai dalam arti lebih banyak yang berpendapat (karena sudah reformasi), lebih bebas untuk beraktifitas, yang otomatis jadi kreatifitas rakyat lebih terlihat juga. Lebih istimewa lagi karena makin banyak anak muda yang muncul ke panggung. Panggung apa aja. Mulai dari bisnis, dakwah hingga politik. Pemuda, yang menurut UU…
Mikirin Urusan Orang
Mikirin Urusan Orang “ Si X abis hijrah, isi medsos ttg riba mulu. Sok banget kaya ga pernah nyicil di bank aja.” “Si A kalo ngepost ttg dakwah. Sok iye kaya ga punya dosa.” “Udah liat posting terbaru Y? Yang video liburan di Hong Kong itu. Gaya bgt si.” “Iya kemarin…