April 2024
Prestasi banget sih. Dengan izin Allah aku berhasil bangun jam empat pagi selama tiga hari terakhir. YASSSS!!!
Hari Pertama
Awalnya susah banget untuk sekadar membuka mata. Tapi motivasi di hari pertama pastinya masih sangat tinggi, jadi alhamdulillah bisa bangun dan melakukan banyak hal sesuai rencana. Pokoknya, Ramadan tracker di hari pertama tuh paling komplit centangnya.
Nah, aku dan suami sepakat untuk membuat halaqah setiap hari setelah solat subuh. Baru di hari pertama dan masih pukul 5.15 pagi tuh rasanya sudah mulai mengantuk. But the show must go on and we started our halaqah anyway. Halaqah berjalan 15 menit, suhu di bawah lime derajat celcius, dan aku sudah kriyip-kriyip pingin kembali ke kasur.
“Udahan yuk” aku sedikit memohon.
Tapi, suami tidak terlihat mengantuk. Aku bisa merasakan semangatnya saat membaca kitab dan menjelaskan isinya padaku. Beliau malah bilang, “Kita lanjut sampai jam enam ya.” Bhaique bossque~~
Sesuai janji, halaqah diakhiri pukul enam pagi. Lalu bisa ditebak lah, kami berdua balik selimutan dan tidur lagi. Hahaha
Hari Kedua
95% sama dengan hari pertama. Bedanya, bangun pukul empat rasanya sedikit lebih ringan. Sedikiiiit aja.
Dan iya, selesai halaqah langsung balik ke kasur~~
Hari Ketiga
Tidur kemaleman, pukul 12.40 pagi. Bangun pukul 4.10, kepala pusing nyut-nyutan. yaiyalaaaaa………… T_T
Tapi tetep bangun kog, dengan dukungan suami. xD
Karena suami iba denganku, beliau bilang halaqah hari ini libur aja. Biar aku bisa tidur lagi. Ya sudah, jam lima pagi kami sudah selimutan. Namun apa yang terjadi? Aku tidak bisa tidur!!! Ealah.
Gara-gara ini, aku berkesimpulan bahwa mungkin aku sudah bisa berlatih untuk tidak tidur di pagi hari. Kita lihat besok. Semoga bisa.