Hari ini aku menghadiri acara penutupan program “7 Hari Memulai Kebiasaan” yang dibimbing oleh Adi Wahyu Adji. Siapa dia? Apa kapabilitas dan pengalamannya, sampai dia berani membuat pelatihan semacam ini?
Aku nggak tahu.
Kenapa aku mau “dilatih” oleh orang yang nggak pernah kudengar namanya sekalipun?
Aku nggak tahu.
Yang aku tahu, sudah hampir tiga bulan ini aku berusaha membentuk kebiasaan-kebiasaan baik. Di tengah proses tersebut, ada seorang teman yang mengajak ikut program. Tawarannya nggak langsung kuterima, karena buat apa sih ikut pelatihan yang isinya jelas-jelas berasal dari buku Atomic Habits yang sudah kubaca?
Yha akhirnya memang aku daftar juga. Karena kalimat dari Mas Adi Wahyu Adji yang kira-kira seperti ini,
“Karena yang mendaftar banyak, jadi kami lakukan seleksi. Yang bisa ikut hanya yang lolos.”
Padahal cuma pelatihan gratis dari orang yang nggak kukenal, tapi aku tertantang dengan kalimat itu. Wkwkwk.
Singkat cerita, sampailah aku ke hari ini. Kagum juga sih sama diri ini yang bisa melanggar garis apriori yang diciptakan sendiri. Mendobrak batasan-batasan yang tercipta karena sombong dan suudzon sama pelatihan self-help. LOL.
Malah, aku jadi sangat berterima kasih dengan Mas Adi Wahyu Adji, orang yang baru kukenal tujuh hari belakangan. Beliau yang menerjemahkan isi buku Atomic Habits jadi lebih practical, dan bermanfaat banget buatku.
Memang pertolongan Allah sering datang dari arah yang nggak disangka, seperti lewat program ini.