Jadi disertasi sudah selesai dan dikumpulkan ke ofis. Kemudian hanya sekitar tiga minggu setelahnya, seminar diadakan untuk kami yang sudah melewati fase ini. Preliminary screening. Oh, wow. Cepatnya! Meskipun ini hanya seminar rutin tiap semester (mungkin kalau di negara lain bisa disebut colloquium), tetap saja “sesuatu”. Harus memikirkan materi presentasi, slides, naskah dan bahkan latihan….
Akademik
Tepat Waktu
“Menurut saya, itu bukan ide bagus. Perkembangan risetmu bagus, dan cukup waktu untuk lulus bulan September. Beasiswamu berakhir tahun ini, kan? Ayo kita meeting hari Selasa.” Kurang lebih, itulah isi balasan surel pembimbingku setelah aku menyampaikan rencanaku untuk extend. Menunda kelulusan.
Tiga Setengah Tahun
Pada akhirnya memang S-3 ku insyaallah akan berlangsung selama 3.5 tahun. Waktu yang singkat untuk standard negara barat, tapi agak lama untuk standard Jepang. Mau gimana lagi? Aku sudah mengecek aturan departemen dan memang jelas bahwa persyaratan mereka belum bisa kupenuhi bulan ini (Februari 2026). Secara hitunganku sebagai mahasiswa biasa, tidak ada lagi yang bisa…
Tiga Kesalahan Saat S-2
Sebagai seseorang yang melanjutkan kuliah ke jenjang S-3 tepat setelah lulus S-2, akan sangat wajar bila perjalanan studiku terlihat lancar. Kalau tidak lancar, bagaimana mungkin beasiswaku diperpanjang? Namun sesungguhnya apa yang kulewati tidaklah semulus bayangan yang tampak di permukaan. Proses pengerjaan tesisku mengalami pasang surut di berbagai sisi, baik dari riset maupun hubungan dengan pembimbing.
Presentasi
Aku sudah melakukan dua kali sidang tesis, dan dua-duanya tidak berjalan dengan baik. Mau bilang gagal, tapi aku lulus. Tapi tidak bisa bilang berhasil juga. Malah meninggalkan sedikit trauma. Takut melakukan presentasi riset, karena takut tidak bisa menjawab pertanyaan penonton.